In-Ear Monitors

111

Memiliki IEM yang tepat, sudah menjadi kebutuhan bagi para penggemar ‘Portable Audio’.

Ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih sebuah IEM,

01. Karakter Suara (Sound Signature)

Bila ada kesempatan, sangat dianjurkan untuk mendengar sendiri suatu IEM, karena apa yang orang lain ceritakan belum tentu menggambarkan secara tepat kualitas dan karakter suara dari IEM tersebut.

Selera yang berbeda, bisa jadi akan mempengaruhi penilaian seseorang.

Kalau memang belum  ada kesempatan mencoba langsung, usahakan membaca review di internet. Makin banyak review yang dibaca, makin bagus.

Saya kira, ‘sound signature’ suatu IEM bergantung pada :

Tipe Driver

IEM yang menggunakan Dynamic driver tentu berbeda dengan yang memakai Balanced Armature.

Umumnya, para penggemar Bass, akan lebih memilih IEM dengan Dynamic driver.

Namun, penyuka suara ‘warm’ akan memilih Balanced Armature.

Brand dan Tuning

Masing-masing Brand punya ‘sound signature’ yang unik dan berbeda.

Setiap Brand biasanya memiliki IEM entry level dan IEM unggulan (flagship).

Kalau karakter suara ‘flagship’nya mirip dengan entry level-nya, maka hal itu bisa dijadikan petunjuk kira-kira karakter suara IEM yang dipilih oleh Brand tersebut seperti apa, contoh :

  • Brand A, Bass nya besar
  • Brand B, suaranya Warm
  • Brand C, Flat ..dst

Selain jenis driver yang digunakan,hal  yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana driver tersebut di ‘tune’.

‘Tuning’ adalah identitas, sehingga saat mendengar nama Brand tertentu, kita bisa membayangkan kira-kira karakter suara IEM yang dibuatnya seperti apa.

Budaya

Kebiasaan masyarakat suatu negara juga mempengaruhi ‘sound signature’ yang dihasilkan, misalnya :

  • Jepang, mayoritas IEM yang di produksi disana bersuara ‘warm’, bahkan ada beberapa IEM yang terdengar terlalu Bright bagi telinga saya. Saya kira, ini bisa mewakili selera mayoritas masyarakat Jepang.

Seandainya ada perusahaan IEM baru dari Jepang, biasanya saya memakai acuan seperti yang tertulis di atas. Tentu akan ada perbedaan karakter suara dari masing-masing perusahaan, namun kemungkinan besar Karakter Suaranya tidak akan jauh dari ‘warm’.

Salah satu perusahaan IEM yang konsisten dengan ‘sound signature’ warm, adalah FitEar.

Bukan hanya konsisten di karakter suara saja, tapi juga dalam hal kualitas :

  • IEM FitEar masih dibuat dengan menggunakan bantuan tangan (hand made) dalam pengerjaannya. Tentunya ini membawa kebanggaan tersendiri bagi para pemakai IEM FitEar.
  • FitEar adalah IEM satu-satunya (hingga saat ini) yang masih menggunakan nozzle ber-bahan titanium murni.

Link : http://fitear.jp/music/

Untuk Brand yang berasal di negara lain, kondisinya bisa berbeda.

Selain karakter suara, tentunya ada hal lain juga yang perlu kita perhatikan, yaitu …

02. Kualitas Suara

Jika ‘karakter suara’ bersifat subyektif (tergantung selera masing-masing individu), maka ‘kualitas suara’ sifatnya obyektif.

Misalnya :

Ada 2 IEM yang ber-karakter suara sama, yaitu kuantiti Bass-nya besar.

Dengan adanya 2 pilihan ini, bagaimana caranya memilih IEM yang paling sesuai bagi kita ?

Disinilah pentingnya mencari tahu Kualitas Suara yang dihasilkan masing-masing IEM tersebut.

Beberapa pertanyaan yang bisa membantu kita dalam menentukan pilihan :

  • Musik apa yang paling banyak kita dengar ?
  • IEM mana yang lebih Koheren ?
  • IEM mana yang memiliki Separasi, Imaging, Sound Stage, Fokus, dll lebih baik ?
  • IEM mana yang presentasi suaranya lebih Rapi ?
  • IEM mana yang suaranya lebih ber-Bobot atau ber-Bodi ?
  • dll

Kualitas Suara, bisa menjadi penuntun bagi kita dalam menentukan kualitas IEM secara lebih obyektif.

03. Koheren

Koheren = Suara yang dihasilkan oleh setiap Driver harus terdengar seperti berasal dari satu sumber.

Setiap single driver IEM pasti koheren, tidak demikian dengan multi-drivers IEM (IEM yang memiliki lebih dari satu driver).

Koheren atau tidaknya sebuah multi-drivers IEM bergantung pada Crossover yang digunakan.

Tujuan penggunaan Multi-drivers pada IEM

Menjangkau setiap frekuensi (Low – Mid – High) dengan optimal.

Dibanding jika hanya memakai 1 driver, sebuah multi-drivers IEM diharapkan bisa menghasilkan suara yang lebih lengkap dan performa yang lebih baik.

Single Driver atau Multi-drivers ?

Kebutuhan setiap orang bisa berbeda, namun ada satu prinsip :

“Semakin banyak driver yang dipakai, akan makin susah membuatnya jadi Koheren”

Jadi, pastikan IEM yang kita pilih sudah Koheren.

Tuning + Jumlah Driver = Kualitas

Dengan begitu, jumlah Driver bukanlah satu-satunya penentu kualitas sebuah IEM, melainkan bagaimana IEM tersebut di ‘tuning’ juga berperanan sangat penting.

Ada IEM dengan hanya 2 driver, yang saya rasa suaranya lebih optimal, dibanding IEM tertentu yang jumlah driver-nya lebih banyak.

Tuning adalah hal yang sangat vital.

04. Fitting

Semakin pas dan nyaman posisi IEM menempel di telinga kita, maka suara yang dihasilkan akan semakin maksimal.

Jika fitting tidak pas (tidak kedap / suara dari luar masih bisa masuk ke dalam telinga dengan bebas), maka suara IEM bisa terdengar berbeda dari yang seharusnya.

Dengan kata lain, suara asli IEM tersebut tidak akan optimal, atau bahkan karakter suara aslinya tidak ‘keluar’.

‘Fitting’ yang tepat bergantung kepada 4 hal, yaitu :

Bentuk Earpiece

Ada IEM yang bentuk earpiece-nya cukup ‘unik’ sehingga sangat susah untuk mendapatkan fitting yang enak.

Bahkan (pengalaman saya sendiri) ada Brand tertentu yang earpiece-nya sama sekali tidak bisa fit di telinga.

Bobot Earpiece

Bobot earpiece IEM sangat dipengaruhi oleh bahan housingnya.

Ada IEM yang earpiece-nya dibuat dengan bahan tertentu, sehingga membuatnya terasa berat saat dipakai.

Akibatnya, daun telinga akan mudah terasa lelah, walaupun IEM itu baru dipakai mungkin hanya selama 2 jam saja.

Saya kira, faktor kenyamanan waktu memakai IEM juga sangat perlu kita perhatikan.

Nozzle

Nozzle yang terlalu panjang atau terlalu pendek, bisa menimbulkan masalah waktu dipakai IMO.

Kalau nozzle-nya terlalu pendek, biasanya susah untuk mendapat ‘fitting’ yang pas, sedangkan kalau terlalu panjang, bisa kurang nyaman di telinga.

Eartips

Pilih ukuran tips yang tepat untuk masing-masing telinga (tiap IEM biasanya dilengkapi dengan ukuran tips S, M, L).

Seringkali dijumpai, ada orang yang ukuran kedua lubang telinganya berbeda, misalnya :

Dengan tips ukuran M, telinga sebelah kanan terasa sangat kedap tapi telinga sebelah kiri tidak. Berarti, ukuran tips di telinga sebelah kiri harus diganti, dengan S atau L. Jadi tips yang digunakan di kedua telinga tidak harus sama ukurannya.

(Eartips dan Nozzle adalah kedua hal yang saling berhubungan, seandainya pun tips yang dipakai ukurannya sudah tepat, bila tidak didukung dengan panjang nozzle yang pas, maka ‘fitting’ pun tidak akan maksimal)

Perbedaan Universal dan Custom IEM

  • Universal IEM : Banyak dijumpai dipasaran, bisa langsung dipakai saat itu juga.
  • Custom IEM : Ear Piece-nya dibentuk sesuai ukuran telinga pemilik IEM, membutuhkan jangka waktu tertentu untuk membuatnya (dari hitungan sekian minggu hingga sekian bulan, tergantung Brand-nya sendiri).

Kelebihan Universal IEM

  • Kita bisa langsung menggunakannya.
  • Bila bosan, cenderung mudah dijual kembali, karena bentuk earpiece-nya umum / universal (dapat dipakai semua orang)

Kelebihan CIEM

  • Bentuk ear-piece yang didapat akan dibuat semirip mungkin dengan anatomi telinga kita. Semakin akurat bentuknya akan semakin bagus, karena ‘fitting’nya optimal.
  • Tentunya tingkat kedapnya semakin baik (sangat meminimalisir suara yang masuk dari luar).
  • Letak dan arah driver-nya bisa diatur, sehingga pemilik CIEM bisa mendengar presentasi suara optimal dari IEM tersebut.
  • Desain (nama pemilik, logo / gambar, warna) dapat dipesan sesuai keinginan pemilik.

Universal atau CIEM ?

Ada 2 pertimbangan :

  • CIEM = Koleksi (selamanya) CIEM tidak bisa dipakai oleh orang lain, karena housing-nya dibentuk 100% sesuai dengan telinga kita, hal ini membuat CIEM susah dijual kembali. Seandainya pun bisa dijual, pemilik barunya harus mengeluarkan dana yang ‘tidak sedikit’ untuk mengubah housing-nya. Sebelum mengambil keputusan, sebaiknya kita pastikan apakah betul-betul ingin mengoleksi IEM tersebut selamanya .. jika ya, tinggal menentukan CIEM mana yang sesuai dengan selera kita .. jika masih ragu-ragu, pilihlah Universal IEM dulu untuk saat ini.
  • Cuaca Dingin Telinga kita mengembang saat cuaca panas, dan menyusut saat dingin. Risiko nyeri telinga timbul waktu memakai IEM saat kondisi dingin. Bila hendak bepergian (terutama jika keluar negeri) sebaiknya persiapkan Universal IEM, lengkap dengan ear tips berukuran lebih kecil dari yang biasa dipakai. Universal IEM memiliki ukuran housing yang lebih lega (bodi IEM masih ada jarak beberapa milimeter dengan telinga) dibanding CIEM, sehingga lebih fleksibel untuk dibawa bepergian / traveling.

Inovasi Baru untuk mendapatkan ‘Fitting’ yang Pas dan Nyaman

  • Bagaimana seandainya, sebuah Universal IEM didesain untuk memiliki Fitting seperti CIEM ?
  • ‘Fitting’ yang optimal, namun masih memiliki kelebihan-kelebihan yang ada di Universal IEM.

Adalah InEar, sebuah perusahaan IEM dari Jerman, membawa konsep ini melalui StageDiver Series dan ProPhile 8.

InEar adalah perusahaan pembuat CIEM (LivePro Series), yang  sudah banyak digunakan dan dikenal oleh musisi-musisi Jerman.

Universal IEM dengan Custom Fit

  • Earpiece-nya didesain semirip mungkin dengan anatomi dalam telinga kita (StageDiver Series dan ProPhile 8 diproduksi setelah InEar melakukan survey atas ratusan ‘ear-impression’).

Link : http://www.inear-monitoring.eu/en/produkte/inear-universelles-monitoring/monitoring-stagediver.htm

  • Bisa langsung dipakai (tanpa perlu membuat impresi telinga terlebih dulu).
  • ‘Fitting’-nya yang pas dan kedap, sangat meminimalisir suara yang masuk dari luar.
  • Lebih mudah dijual kembali, karena bentuk earpiece-nya umum / universal, sehingga siapapun bisa memakainya.
  • StageDiver Series maupun ProPhile 8, sama-sam dibuat di Jerman, yang sudah sangat dikenal dengan teknologi dan kualitas barang-barang audio-nya.

(Selain ukuran Standard, StageDiver Series menyediakan ukuran Small. Dibuat bagi kita yang berdaun telinga kecil.)

05. Build Quality

Selain kenyamanan, keindahan dan kekuatan suatu IEM juga perlu diperhatikan.

  • Bodi Earpiece : kualitas pengerjaan bodi earpiece, pastikan hasilnya rapi
  • Bahan Earpiece : durable (kuat), tidak mudah patah atau lepas bagian bodinya
  • Warna : tidak mudah pudar

Contoh :

Pada setiap IEM StageDiver dan ProPhile 8, tidak terlihat adanya sambungan bodi Earpiece-nya, kecuali hanya di dekat nozzlenya saja.

Sedangkan FitEar, sampai saat ini masih menggunakan nozzle yang terbuat dari Titanium murni untuk semua Universal IEM-nya (FitEar 111, Parterre, ToGo!334).

Final Tips :

  • Carilah kesempatan buat mendengar sendiri suara setiap IEM
  • Bila belum ada kesempatan mencoba, bacalah sebanyak mungkin review yang ada, atau berdiskusilah dengan teman yang opini dan saran-nya terpercaya
  • Selain suara, perhatikan juga faktor kenyamanan IEM saat dipakai. Makin ringan bobot suatu IEM, tentunya makin nyaman untuk dipakai dalam jangka waktu lama
  • Pelajari Karakter Suara, Kualitas Suara, Koherensi, Fitting, dan Build Quality-nya
  • CIEM biasanya menjadi tujuan akhir, kalau masih ingin ‘bertualang audio’ sebaiknya pakailah Universal IEM (apalagi, sekarang sudah ada Universal IEM yang ‘fitting’-nya menyerupai Custom).
  • Keputusan akhir berada di tangan kita sendiri

Diibaratkan dengan minuman, sebagian orang suka kopi sementara yang lain suka teh.

Berbeda selera adalah hal yang sangat wajar.

Kita yang akan memakai IEM tersebut sehari-harinya, sehingga apa yang orang lain bilang hanya sebagai pendapat saja, namun selera kita pribadi-lah yang harus diutamakan.

Apapun pilihan Anda, apakah Custom atau Universal IEM, semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua 🙂 Happy Holiday Folks!

– Hengky Irawan –

http://www.analoghead.com

http://www.instagram.com/analoghead_id

https://www.facebook.com/AnalogHeadStore/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s